Tentang Kontemplasi
Pernahkah terlintas dalam pemikiranmu:
siapa sebenarnya diriku, apa tujuan hidupku,
atau mengapa suatu hal terjadi dalam hidupku?
Ini namanya kontemplasi atau perenungan,
yang biasanya kita lakukan dalam kesendirian dan keheningan.
Ada baiknya kita berhenti sejenak dari kegiatan kita
dan “masuk” ke dalam diri untuk mendapatkan petunjuk
harus ke mana kita melangkah berikutnya.
Dalam kontemplasi ini kita bisa
mengenali pola yang terjadi dalam hidup
dan memutus rantai pola yang toksik.
Kita jadi semakin mengenal diri kita, mencintai diri,
dan “menemukan” Tuhan di dalam diri.
Dengan proses ini pemikiran kita jadi semakin menjejak bumi
dan energi kita selalu utuh—tidak ada
yang bisa menyerang atau menjatuhkan kita
karena kita tahu persis kekuatan dan kelemahan diri kita;
dan menerimanya.
Bagaimana caranya?
Kita bisa memulai dengan menulis jurnal,
berdiskusi mendalam dengan teman/orang yang paham
(kenal diri kita atau memahami konteksnya),
atau meditasi.
Lama-kelamaan kontemplasi bisa menjadi kebiasaan
dan hidup kita jadi kontemplatif.
Hasilnya, kita bisa dengan mudah menunda reaksi,
berpikir lebih bijak,
dan selalu mengambil keputusan yang tepat dalam hidup.
Yuk, sadar yuk!
Komentar
Posting Komentar
Silakan bagikan pemikiranmu di sini: