Postingan

Rise of the Witches: a poem

When a man does it they call him a prophet, but when a woman does it they call her a witch They fear her sight, her truth, her quiet profit, for sacred power in her hands breaks every script. They forgot, we all came from women—our mothers and one day will return to a woman—Mother Earth The cycle binds our sisters and our brothers, From blood to bone, from ending back to birth. The doorway to heaven is held in her form, Yet they wound her power, distort the norm, They told her she’s weak, unworthy and lazy, Confined her to walls, called her fire “crazy.” They burned her books, her body, and her name, Midwives, herbalists, blamed for plague and pain, They called her curse, they called her shame, While stealing her wisdom, then claiming the gain. She was the healer long before the white coat, With roots, with touch, with prayers softly spoke, Not against the science the future wrote, But the bridge where spirit and medicine woke. She knew the language of root and leaf, of water, breath, ...

Untukmu Yang Sedang Dalam Ketakutan

Jika batinmu sedang bergumul dengan ketakutan,  berhentilah sejenak dan perhatikan: Apa yang kamu takutkan? Apapun yang terjadi di luar sana tidak bisa kamu kendalikan— yang bisa kamu lakukan adalah menerima kenyataan. Setelah itu, tanyakan pada dirimu:  apa yang bisa kulakukan? Apakah mengeluh bisa menyelesaikan masalah? Apa menyalahkan orang lain adalah solusi? Apa mengasihani diri akan membuat hal-hal baik terjadi? Atau lebih baik fokus ke dalam diri saja? Semakin kita memahami rahasia ilahi—bahwa  “segala sesuatu yang terjadi dalam hidup  adalah hasil dari pola pikir diri sendiri”,  semakin mudah kita memperbaiki keadaan. Cukup dengan menerima kenyataan tanpa sibuk menilai,  lalu kembali pada saat ini dan memilih Kasih. Sederhana, tetapi rumit karena kita sudah terbiasa  membandingkan dan mempersalahkan. Mudah, tetapi sulit jika pikiran kita masih  sibuk menilai dan mengelak dari tanggung jawab. Kali ini, duduklah dalam keheningan dan rasakan:...

Tentang Transformasi

Apa kamu pernah merasa tidak cocok dengan lingkungan sekitarmu,  seakan kamu bukan bagian dari masyarakat? Bisa jadi ini karena jiwamu punya misi yang berbeda  dengan orang-orang yang kamu kenal. Ini pertanda bahwa kamu sudah bertumbuh melampaui  kesadaran kolektif di sekitarmu, dan sudah waktunya  pindah ke tempat lain yang lebih berselaras. Namun sebelum itu, kamu perlu menyadari  bahwa penempatanmu bukanlah kesalahan.  Kamu dilahirkan di keluarga ini untuk belajar sesuatu;  kamu dibesarkan di lingkungan ini untuk belajar hal lain. Dan ini semua kelak akan menjadi bekal yang bisa kamu pakai  dalam perjalananmu berikutnya. Setiap manusia dilahirkan unik dan membawa misi berbeda,  tetapi dengan visi yang sama yaitu meningkatkan kesadaran diri  dengan cara menyembuhkan diri dari segala luka batin. Artinya, semua trauma yang terjadi adalah CARA jiwamu  memahami kehidupan, supaya kamu bisa menjadi matang secara spiritual. Bukan dengan ...

Penyebab/Akibat

Kenapa banyak orang yang gagal  mewujudkan (manifestasi) mimpinya? Ini karena mereka terlalu fokus mengejar hasilnya, dan  abai terhadap hukum Alam yaitu Sebab-Akibat dan Korespondensi. Padahal jika mau sampai ke puncak gunung kita  harus mengalami persiapan yang panjang dan  menempuh perjalanan menanjak terlebih dahulu. Jika mau sehat, harus bisa menjaga pola pikir,  pola makan, dan pola hidup yang seimbang. Jika mau stabil secara finansial, syukuri dulu  kondisi keuanganmu saat ini—sekecil apapun itu. Jika mau dicintai orang lain, cintai dulu orang terdekat— yakni dirimu sendiri dan keluargamu. Jika mau dipercaya, pastikan dirimu bertanggung jawab  dalam segala hal yang kamu miliki.  Namun kebanyakan orang menginginkan hasil instan  dan kecewa ketika menyadari proses yang harus dijalani. Semua hal di dunia ada kompensasi tetapi juga ada konsekuensinya — apapun yang kita miliki saat ini adalah hasil dari proses kita kemarin; semua yang kita ...

Jupiter Retrograde

Setiap planet punya masa retrograde ,  yaitu ketika arah lintasannya berlawanan  dengan arah Bumi mengitari Matahari. Jupiter Retrograde terjadi setahun sekali  selama 121 hari (tahun ini 11 Nov 2025 – 11 Mar 2026); dimana kita diminta untuk meninjau ulang keputusan hidup,  serta menantang jalan yang telah kita ambil,  sehingga setelah masa retrograde ini selesai  kita akan semakin mantap melangkah. Jupiter adalah planet yang mendukung perluasan, keberuntungan,  keberlimpahan, serta menguasai ranah kesadaran tinggi,  kebijaksanaan, dan pertumbuhan; Jupiter mengajari kita tentang tujuan dan tatanan moral,  sehingga selama empat bulan ini kita diajak untuk berjalan lebih lambat  dan merenung lebih mendalam tentang arti keberuntungan  dan pencapaian yang sesungguhnya untuk kita. Dengan begitu kita bisa memanfaatkan masa ini  untuk mengevaluasi diri, terutama aspek yang kurang kita perhatikan selama ini. Ini juga waktu yang tepat u...

Bukan Berspiritual

Bukan berspiritual namanya jika emosi masih menguasaimu  dan kamu berdalih ketimbang menyadarinya—ini adalah represi/menekan emosi. Bukan berspiritual namanya jika kamu masih mengandalkan pengetahuanmu  dan memegangnya sebagai kebenaran—ini adalah pembenaran diri. Bukan berspiritual namanya jika masih ada tujuan yang ingin kamu capai,  terlebih jika kamu memaksa  untuk mencapainya—ini adalah ambisi/hasrat. Bukan berspiritual namanya jika pengetahuanmu kamu pakai untuk merendahkan orang lain yang “belum sampai” di titikmu—ini adalah keangkuhan. Bukan berspiritual namanya jika kamu hanya mencari pengalaman sensasional,  dan menghindari trauma atau ketakutanmu—ini adalah pelarian. Bukan berspiritual namanya jika kamu menghindari obrolan mendalam  atau diskusi berat—ini adalah bypass atau melompati proses. Bukan berspiritual namanya jika kamu gunakan untuk menoleransi  ketidaknyamanan tapi tidak menjalani prosesnya—ini seperti zat penenang. Bukan berspirit...

7 Pelajaran Hidup

Sandra Osetek berkata, hidup akan terus  menyuguhimu 7 pelajaran yang sama  hingga kamu berhasil menguasainya: 1 Mencintai Diri Sendiri ( Self Love ) Bukan egois atau narsis; ini bukan tentang  keinginan untuk dipuja atau dilayani, tetapi  kemampuan kita untuk menemukan kasih sayang  dan penghargaan terhadap diri sendiri,  sehingga tidak lagi membutuhkan validasi orang lain. 2 Kebenaran (Authenticity) Ini artinya kita tidak berusaha menjadi versi kedua orang lain  atau mengkorting diri demi diterima oleh orang lain;  tetapi menerima dan menjalani kebenaran  sebagai diri sendiri apa adanya. 3 Sembuh (Healing) Yaitu menyadari pola hidup yang diakibatkan oleh luka batin,  sehingga kita bisa melepaskan pola pikir yang tidak lagi sesuai,  dan bisa hidup utuh sebagai diri sendiri yang  senantiasa bersinar dalam energi Ilahi. 4 Ketidakmelekatan (Detachment) Yaitu tidak bergantung pada orang lain, tidak memaksakan keinginan,  dan ...

Bagaimana Jika Kamu Salah?

“Apa yang akan kamu lakukan jika ada bukti ilmiah  yang membantah keyakinan agamamu?”  “Apa yang akan kamu lakukan jika sesuatu yang spiritual  membantah keyakinan ilmiahmu?” Kedua pertanyaan di atas diajukan di dalam film “I Origins” (2014),  yang membuat saya berpikir panjang:  Bagaimana jika semua yang kita ketahui itu salah,  karena sejak kecil kita sudah terprogram dalam sistem dualitas  yang menjauhkan kita dari kenyataan? Kebanyakan manusia cenderung bergerak berdasarkan  emosi atau logika—yang keduanya merupakan produk dari catatan,  kenangan, maupun hasil olah pikir,  sehingga sifatnya konseptual (ide/teori/ pemahaman abstrak),  kontekstual (terkait kondisi tertentu),  dan subjektif (berdasarkan sudut pandang pribadi). Jarang ada yang menggunakan nalar ( common sense )  karena terjebak dalam ilusi—berdasarkan trauma batin  maupun sugesti dari sekitar. Ketidakmampuan kita menggunakan nalar diakibatkan pikiran...

7 Kebutuhan Dasar Manusia

Bashar (Daryl Anka) mengingatkan:  manusia hanya membutuhkan 7 hal dasar dalam hidup: 1. Udara (untuk dihirup) 2. Air (untuk diminum dan mandi) 3. Tidur (untuk mengisi ulang energi) 4. Makanan (untuk menambah energi) 5. Tempat berlindung atau lingkungan konstruksi yang positif  yang mendukung pertumbuhan (yaitu perasaan nyaman dan aman) 6. Gagasan tentang keterhubungan dengan  sesuatu atau seseorang (yaitu koneksi dan hubungan) 7. Gagasan tentang ekspresi kreatif diri  atau bertindak sesuai gairah (hal penciptaan/berkarya) Segala hal di luar ketujuh hal di atas bukanlah kebutuhan,  tetapi keinginan atau desakan yang mewakili sistem ego diri. Namun ego biasanya berjalan berlawanan dengan  apa yang jiwa kita butuhkan, karena ego beroperasi dari energi ketakutan. Jadi perhatikan lagi apa yang kamu pikir kamu butuhkan— jangan-jangan itu adalah hasil pemikiranmu berdasarkan pengalaman  atau perbandingan dengan orang lain? Sadari bahwa fokus pada...

Kenapa Kamu Sendirian?

Jika kamu bertanya-tanya kapan kamu akan mendapat pasangan: Sesungguhnya malam ini pun kamu bisa punya pasangan— ada saja orang sepertimu yang tidak mau sendirian malam ini. Namun kalau kamu mau berpasangan  dengan kriteria yang sesuai karaktermu, tulus mencintaimu  dan memperlakukanmu dengan layak,  kamu perlu waktu lebih lama untuk menyortir calon. Ketahuilah bahwa kamu akan selalu menarik  energi yang sefrekuensi denganmu, jadi  jika kamu terus menarik orang yang tidak becus  artinya kamu masih harus belajar mencintai dirimu sendiri,  sehingga tidak lagi mengkorting diri demi orang lain. Jika tujuanmu adalah untuk berpasangan, apalagi beranak pinak,  kamu masih perlu merenungkan hidupmu;  karena berpasangan bukanlah tujuan, tapi pilihan  untuk berperjalanan bersama, karena hidup ini adalah  tentang perkembangan mentalmu dan membangun kesadaran jiwamu— dan pasangan adalah cerminan diri yang akan terus  menampilkan sisi terbai...

Kenapa Kita Beragama?

Sadarkah kalian, bahwa agama baru hadir  di tanah Nuswantara sekitar 500 tahun terakhir? Sebelum agama impor masuk, leluhur kita hidup berspiritual,  harmonis dengan pergerakan alam, sehingga kita  menganggap mereka sakti mandraguna—sesuatu yang tidak lagi dikenal di dunia modern. Ketika para penjajah mengambil alih kekuasaan  dan pamomong bangsa (Sabdo Palon & Naya Genggong) terpaksa  meninggalkan Nuswantara pada masa hukuman (Kala Bendu),  hubungan kita dengan leluhur terputus karena dogma baru  menghilangkan bukti sejarah dan melarang ritual apapun  yang membuat kita terhubung dengan Alam. Sebagai gantinya mereka mengajarkan konsep  ketuhanan monoteisme tentang hal-hal yang tidak kasat mata (batiniah)  dan mengatur tata perilaku kita sebagaimana dibutuhkan  oleh pemangku kepentingan. Pembelajaran baru juga memecah dunia yang universal  menjadi dua kubu yang tidak saling bersinggungan: yaitu sains dan agama— sehingga pola...

Petunjuk Hidup

Kebanyakan orang berpikir hidup itu tidak ada buku petunjuknya, sehingga banyak yang kehilangan arah—karena  lebih mengikuti kata orang lain ketimbang suara batin. Itu karena kebanyakan orang berpikir petunjuk  hanya berupa buku tertulis seperti di kemasan produk. Dalam hidup, petunjuk tersebar di mana-mana, di sekitar kita,  dalam berbagai bentuk, tapi seringkali kita tidak menyadarinya. Itu sebabnya orang yang mulai tersadar sering melihat  angka kembar ( angel numbers )—karena  angka adalah salah satu bahasa Semesta yang paling dasar. Setiap manusia juga dilahirkan dengan kode genetik unik  yang terbaca di DNA dan tanggal lahir.  Memahami numerologi, astrologi, hingga Human Design adalah  salah satu cara kita memahami petunjuk Alam atas hidup masing-masing. Terkoneksi dengan nenek moyang (leluhur) adalah  cara lain untuk memahami petunjuk hidup. Pepatah Minang berkata, “Alam Raya adalah guru”  karena kita bisa belajar dari segala hal ...

Menjadi Pahlawan

Apa kamu sering melihat ketidakadilan  dan merasa harus turun tangan untuk memperbaiki situasi? Mungkin kamu pernah berada di situasi terpuruk  dan mengharap bala bantuan tetapi tidak kunjung datang,  sehingga kamu merasa perlu menjadi pahlawan,  supaya orang lain tidak mengalami apa yang kamu alami. Ini artinya kamu punya kecenderungan untuk merasa berkuasa;  kamu senang punya kendali dan merasa berguna untuk orang lain. Namun apakah hal itu yang terbaik untuk orang lain? Apa yang ia alami sekarang adalah akibat  dari kesalahannya di masa lampau  atau bekal kekuatannya di masa depan— maka campur tangan kita malah membuatnya kehilangan  kesempatan untuk memproses traumanya,  melampaui ketakutannya, dan mengambil pelajarannya. Alhasil, kita yang mendapatkan semua pengalaman dan pujian itu,  tetapi jiwa mereka tidak berkembang. Menolong adalah perbuatan baik, tetapi  ada batasannya supaya tepat sasaran.  Jika ada kesempatan untuk...

Kenapa Sosmed Melelahkan?

Media sosial diciptakan  untuk mengakomodasi aspek sosial diri kita  untuk terhubung dengan orang lain, bahkan dunia.  Namun banyak yang lupa bahwa manusia pun  punya ranah pribadi yang terpisah dari kehidupan sosial. Media sosial adalah pelantar ( platform ) digital  untuk memamerkan sesuatu—produk, jasa, atau pemikiran seseorang.  Media sosial adalah tempat pencitraan ( branding )  untuk menggaet perhatian banyak orang;  itu sebabnya hanya sebagian kebenaran  yang terpampang di media sosial. Media sosial bisa menjadi baik  jika digunakan sesuai fungsinya,  tetapi bisa menjadi buruk jika kita terbuai citra  dan berakhir dengan membandingkan diri kita  dengan apa yang kita lihat di layar kaca. Media sosial bisa menjadi jendela pencerahan  yang memberi kita informasi,  tetapi juga bisa menjadi sumber kegelisahan  jika kita tidak punya batasan diri. Maka sebelum ber-medsos, penting bagi kita  untuk tahu s...

Uranus Retrograde

Setiap planet punya masa retrograde , yaitu  ketika arah lintasannya berlawanan  dengan arah Bumi mengitari Matahari. Uranus Retrograde terjadi setahun sekali  selama 151 hari (tahun ini terjadi 6 Sep 2025 – 4 Feb 2026) Selama 5 bulan ini kita diberi waktu untuk memperhatikan  dan refleksi diri, supaya bisa melakukan perbaikan dalam hidup. Ini terjadi karena Uranus adalah planet yang menguasai  ranah pemberontakan, penemuan, kemajuan, dan revolusi. Uranus membantu kita mengevaluasi diri, terutama ketika  ada hambatan atau saat kita merasa terjebak dalam sebuah situasi.  Uranus memicu kita untuk mendobrak batasan dan mentransformasi batin. Perhatikan, apakah selama masa ini ada perubahan  yang terasa dalam hidupmu, atau cara berpikirmu? Saat Uranus retrograde , pemikiran kita semakin jernih  sehingga kita bisa melihat kenyataan dari sudut pandang yang lebih luas. Dengan begitu, kita mampu keluar  dari batasan-batasan yang kita ciptakan se...