Kenapa Sosmed Melelahkan?

Media sosial diciptakan 
untuk mengakomodasi aspek sosial diri kita 
untuk terhubung dengan orang lain, bahkan dunia. 

Namun banyak yang lupa bahwa manusia pun 
punya ranah pribadi yang terpisah dari kehidupan sosial.

Media sosial adalah pelantar (platform) digital 
untuk memamerkan sesuatu—produk, jasa, atau pemikiran seseorang. 

Media sosial adalah tempat pencitraan (branding
untuk menggaet perhatian banyak orang; 
itu sebabnya hanya sebagian kebenaran 
yang terpampang di media sosial.

Media sosial bisa menjadi baik 
jika digunakan sesuai fungsinya, 
tetapi bisa menjadi buruk jika kita terbuai citra 
dan berakhir dengan membandingkan diri kita 
dengan apa yang kita lihat di layar kaca.

Media sosial bisa menjadi jendela pencerahan 
yang memberi kita informasi, 
tetapi juga bisa menjadi sumber kegelisahan 
jika kita tidak punya batasan diri.

Maka sebelum ber-medsos, penting bagi kita 
untuk tahu siapa diri kita, percaya pada diri sendiri, 
dan mencintai diri kita apa adanya.

Dengan begitu kita bisa memilah akun yang kita ikuti 
supaya sesuai dengan kebutuhan batin.

Ingat bahwa tidak semua yang kita lihat adalah kebenaran—
sebagian adalah satu momen yang tertangkap, 
sebagian lagi adalah narasi yang diarahkan. 

Latih batinmu untuk bisa mengenali 
frekuensi yang cocok, dan lepaskan yang tidak—
pastikan medsos tidak menguras energimu.

Jadi kamu bisa menggunakan waktumu 
untuk sesuatu yang lebih berguna.

Yuk, sadar yuk!


Teks oleh Victoria Tunggono 
Pertama kali tayang 17 Oktober 2025 di akun IG @ratuvictoria

Komentar