Penyebab/Akibat

Kenapa banyak orang yang gagal 
mewujudkan (manifestasi) mimpinya?

Ini karena mereka terlalu fokus mengejar hasilnya, dan 
abai terhadap hukum Alam yaitu Sebab-Akibat dan Korespondensi.

Padahal jika mau sampai ke puncak gunung kita 
harus mengalami persiapan yang panjang dan 
menempuh perjalanan menanjak terlebih dahulu.

Jika mau sehat, harus bisa menjaga pola pikir, 
pola makan, dan pola hidup yang seimbang.

Jika mau stabil secara finansial, syukuri dulu 
kondisi keuanganmu saat ini—sekecil apapun itu.

Jika mau dicintai orang lain, cintai dulu orang terdekat—
yakni dirimu sendiri dan keluargamu.

Jika mau dipercaya, pastikan dirimu bertanggung jawab 
dalam segala hal yang kamu miliki. 

Namun kebanyakan orang menginginkan hasil instan 
dan kecewa ketika menyadari proses yang harus dijalani.

Semua hal di dunia ada kompensasi tetapi juga ada konsekuensinya
apapun yang kita miliki saat ini adalah hasil dari proses kita kemarin;
semua yang kita jalani saat ini akan menuai hasil di kemudian hari.

Jika tidak mau menjalani proses, lupakan mimpi tentang hasilnya—
jangan malah iri pada hasil orang lain dan memaksa ingin hasil yang sama.

Orang yang naik ke puncak gunung naik helikopter 
tidak akan memiliki pengalaman, kebijaksanaan, dan daya juang 
yang sama dengan yang mendaki dengan kedua kakinya sendiri.

Yang mau sehat dengan obat atau operasi 
berbeda dengan mereka yang rajin berolah raga.

Yang mau kaya dengan cara instan akan berbeda 
dengan mereka yang mengandalkan kejujuran.

Semesta tidak mewujudkan keinginanmu serta-merta, 
tetapi membukakan jalan untuk proses yang perlu kamu lalui 
untuk sampai ke tujuanmu; supaya kamu bisa mendapatkan 
semua pengalaman itu—harta yang tidak akan pernah bisa diambil 
darimu: yaitu pemahaman, kesadaran, dan kebahagiaan utuh.

Yuk, sadar yuk!


Teks oleh Victoria Tunggono 
Pertama kali tayang 15 November 2025 di akun IG @ratuvictoria

Komentar

Baca Juga:

Hukum Tarik-Menarik

Hukum Getaran

Hukum Gender