Apa Saja Bahaya Dari Rasa Bersalah?

(Guilt; level kalibrasi 30-49)

Menurut Hawkins, “rasa bersalah adalah
konsekuensi dari ingatan mengenai tindakan (kesalahan) masa lalu
yang disesali sebagaimana orang mengenangnya.”

Padahal kesalahan adalah konsekuensi alami dari pembelajaran
dan pengembangan pribadi, jadi tidak bisa dihindari. 

Rasa bersalah adalah upaya kita menyamakan kita yang sekarang
dengan yang dulu, padahal kita sudah banyak berubah
dan harus melewati “kesalahan” itu supaya bisa sampai di titik yang sekarang.

Namun tekanan dari pemikiran idealis membuat pikiran kita
mencari objek yang bisa dipersalahkan atau dihukum sebagai kompensasinya.

Akhirnya rasa bersalah ini menjadi sumber dari kebencian,
tindakan keji, picik, dan tamak—berpikir bahwa kita harus
menjadi sosok yang benar demi penebusan kesalahan
dan membuat kita jadi pendendam.

Kita bisa terlepas dari rasa bersalah ketika kita belajar menerima kenyataan
(bahwa ada hal-hal yang tidak kita ketahui sebelumnya dan itu tidak apa-apa),
berpikir netral, dan mensyukuri kesalahan sebagai proses pembelajaran.

Yuk, sadar yuk!


Teks oleh Victoria Tunggono
Pertama kali tayang 5 November 2022 di akun IG @ratuvictoria

Komentar

Baca Juga:

Hukum Tarik-Menarik

Hukum Getaran

Hukum Gender