Cara Mengurai Pikiran

Pikiran manusia itu ibaratnya benang;
seperti satu garis panjang, tapi geraknya bisa ke segala arah.

Seringkali pikiran kita bergerak lebih cepat daripada jalannya waktu;
maju-mundur, berputar-putar, atau malah bercabang;
lalu akhirnya kusut dan nyangkut—alias over-thinking,
atau berakhir stress.

Sebabnya:
yang belum waktuNya dipikirin;
yang bukan ranahNya diurusin;
yang bukan hakNya dianggap milik.

Jika kita tenang, yang kusut ini akan mudah terurai
dan menjadi lurus kembali.

Namun semakin kita tegang dan penuh tekanan,
semakin erat pula simpul yang terbentuk, dan banyak gejolak yang dirasakan.
Akhirnya menjadi masalah karena kita bereaksi terhadap gejolak tersebut.

Inilah pentingnya hidup berkesadaran,
karena kita jadi bisa melihat pola Semesta dan memahami cara kerjaNya.

Alhasil, kita bisa dengan mudah mengurai setiap permasalahan yang ada,
memisahkan yang penting dari yang tidak,
dan menjaga jalur pikiran kita tetap lurus dan santai.

Namun seperti proses menggulung benang,
membangun kesadaran ini juga terus berulang lewat kejadian
atau orang berbeda, sampai kita paham sepenuhnya,
karena tingkat kesadaran berlapis-lapis.

Semakin meditatif hidup kita, semakin simpel pikiran,
semakin ringan dan bahagia rasanya.

Yuk, sadar yuk!


Teks oleh Victoria Tunggono
Pertama kali tayang 23 Januari 2024 di akun IG @ratuvictoria

Komentar

Baca Juga:

Hukum Tarik-Menarik

Hukum Getaran

Hukum Gender