Cara Mereka Memanipulasi

Kenapa kamu bisa tertipu?
Sadari bahwa tidak semua orang tulus,
dan kamu termakan kalimat manis
karena ada kebutuhan emosionalmu yang belum terpenuhi.

Begitu sembuh dari trauma, kamu akan bisa memahami pola dan energi,
dan menyadari maksud di balik ucapan dan tindakan tiap orang.

Penipuan tidak selalu dilakukan dengan berbohong. 
Biasanya ada sebagian kebenaran yang disisipkan dalam sebuah kalimat
supaya membuat kita mudah percaya—sehingga kita meragukan
(mengabaikan) intuisi terhadap vibrasi energi yang kita rasakan tentang seseorang—
lalu diikuti ajakan untuk melakukan sesuatu demi kepentingan orang itu.

Ini adalah teknik manipulasi dengan sugesti.

Kita perlu berkesadaran supaya bisa memperhatikan setiap kata
dan memeriksa semua fakta.
Begitu juga dengan doktrin.

Mereka yang berkepentingan akan menyampaikan sebagian kebenaran
tapi menyembunyikan sisanya, untuk bahan pertimbanganmu
supaya bisa menggiringmu ke arah tujuan mereka.

Akibatnya, kamu terbelenggu kebingungan
atau terpentok batasan yang mereka anjurkan,
dan tidak mampu terhubung dengan Diri sejatimu,
apalagi mengakses data Semesta dan kuasa ilahi.

Itulah pentingnya mengasah rasa, supaya kita tidak mudah diperdaya
dan hidup terbebas dari sistem,
dengan selalu menyempatkan diri memeriksa semua fakta,
mendengarkan suara batin, dan menggunakan nalar.

Hidup apa adanya, bukan apa katanya.

Yuk, sadar yuk!


Teks oleh Victoria Tunggono
Pertama kali tayang15 Desember 2025 di akun IG @ratuvictoria

Komentar

Baca Juga:

Hukum Tarik-Menarik

Hukum Getaran

Hukum Gender