Emosi & Kesadaran Kita

Seperti apa mindset-mu?
Periksa yuk, emosi apa yang sering kamu alami sehari-hari?

Jika kamu sering merasa malu, terhina, menderita, terkucilkan,
merasa bersalah, menjadi korban, murung, putus asa, tak peduli,
berduka, menyesal, cemas, kecewa, penuh nafsu atau ambisi,
juga amarah dan keangkuhan, artinya pemikiranmu berasal dari ketakutan.

Ini menjadi dasar dari perilaku meremehkan, mengutuk,
menghina, menghukum, menyangkal, membalas dendam,
menilai atau melabeli, membandingkan, memusuhi, membenci,
menuntut, agresif, mencemooh, melebih-lebihkan, atau mengabaikan.

Emosi dan perilaku tadi menciptakan paksaan,
dan menebarkan energi yang kita anggap sebagai negatif.

Sebaliknya, jika kamu lebih banyak merasa berani, puas, netral,
penuh harapan, percaya, penuh Cinta Kasih, damai,
maka pemikiranmu berdasarkan Kasih.

Perilaku yang berhubungan termasuk keramahan, penerimaan,
pengampunan, mampu melihat sesuatu dari gambaran besarnya,
memahami makna, bijaksana, dan senantiasa merasakan kebahagiaan yang utuh.

Emosi dan perilaku ini adalah ekspresi kekuatan yang membangun,
dimana energi ketakutan memudar dan energi Kasih menguat.
Kita menyebut ini sebagai energi positif.

Jika kamu masih dikuasai ketakutan, sadari saja.
Lalu lepaskan pemikiranmu.

Karena baik ketakutan maupun Kasih adalah pilihan.
Untuk bahagia, kamu cukup memilih Kasih setiap saat. 
Perlu latihan setiap hari untuk jadi kebiasaan, tapi…

Yuk, bisa yuk!


Teks oleh Victoria Tunggono
Pertama kali tayang 26 Juli 2022 di akun IG @ratuvictoria

Komentar

Baca Juga:

Hukum Tarik-Menarik

Hukum Getaran

Hukum Gender