Hidup Berserah

Hidup berserah itu
bukan berarti menyerah, tetapi seni berpasrah diri.

Ibaratnya air sungai yang mengalir, 
ketika ada penghalang air tidak berhenti 
tetapi menemukan jalur lain untuk terus mengikuti arus.

Terdengar indah, 
tapi gimana caranya untuk berserah dalam kehidupan nyata?

Sadari saja bahwa hidup terus berjalan, 
meski kita ingin berhenti.

Jika kita berhenti, koneksi kita dengan Semesta terputus, 
seperti membuat dam di sungai.

Air berhenti mengalir, 
terbendung diam tanpa jadi bermanfaat.
Kita tak sepenuhnya hadir meski tubuh bergerak.

Ketahuilah, beberapa hal (atau orang) 
hanya bisa ada di hidup kita untuk mengantar kita sampai ke titik tertentu.

Nanti akan ada hal (atau orang) lain 
yang akan menemani kita meneruskan pelajaran.

Lepaskan semua pemikiran romantisme 
terhadap apapun yang membuatmu ingin berhenti;

berterima kasih lah pada hal (atau orang) itu 
yang telah membantu kita belajar, 
lalu kembali fokus pada apa yang ada saat ini.

Yuk, sadar yuk!


Teks oleh Victoria Tunggono
Pertama kali tayang 27 Agustus 2022 di akun IG @ratuvictoria

Komentar

Baca Juga:

Hukum Tarik-Menarik

Hukum Getaran

Hukum Gender