Ibarat Kereta Api

Ibuku selalu berkata: hidup itu layaknya kereta api.

Ada banyak jurusan, dan orang segerbong
adalah teman kita berproses dalam setiap fase hidup.

Kadang, kita turun di sebuah stasiun sementara mereka melanjutkan.
Kadang mereka yang turun dan kita harus bisa menerima hal itu.

Tidak perlu terlalu hanyut dalam kesedihan atau marah
pada mereka yang tidak terus menemanimu,
karena kita masing-masing punya tujuan yang berbeda.

Ucapkan terima kasih untuk pelajaran dan pengalaman
yang sudah dibagi bersama, lalu lanjutkan saja perjalananmu.

Berbahagialah untuk mereka dan fokuslah pada dirimu sendiri
untuk mencapai tujuanmu.

Pada akhirnya, ini semua adalah tentang pertanggung jawaban kita
pada Sang Pemberi Tugas untuk menyelesaikan pelajaran dalam sekolah kehidupan ini:
pelajaran mencintai, menerima, memberi, memaafkan, dan melepaskan.

Yuk, sadar yuk!


Teks oleh Victoria Tunggono
Pertama kali tayang 5 September 2023 di akun IG @ratuvictoria

Komentar

Baca Juga:

Hukum Tarik-Menarik

Hukum Getaran

Hukum Gender