Kenapa Hubunganku Gagal?

Kebanyakan hubungan gagal atau harus berakhir
karena kita lebih sering percaya pada potensi ketimbang membaca pola.

Setiap manusia dapat melihat potensi sesuai dirinya pada orang lain,
dan di situlah biasanya kita menjatuhkan pilihan.

Potensi adalah kapasitas seseorang untuk (berkembang)
menjadi sesuatu di kemudian hari.

Namun selain potensi juga diperlukan keputusan orang tersebut;
mau atau tidak berubah menjadi lebih baik.

Manusia bergerak dalam pola perilaku
yang terbentuk dari kebiasaan atau tindakan berulang
berdasarkan pengalaman dan pengetahuan;
dan pola ini sulit berubah jika tidak ada pemicunya.

Pola ini bisa kita perhatikan dalam cara seseorang bekerja,
berkreasi, bersantai, berkomunikasi, bekerja sama,
berargumen, dan menyelesaikan masalah.

Dengan memperhatikan pola dalam keseharian seseorang,
kita juga bisa melihat apakah dia orang yang peduli pada orang lain
atau hanya mementingkan dirinya sendiri; 
mau menerima masukan atau teguh pada pendiriannya;
mau belajar hal baru atau fokus pada bidang atau keyakinannya; dan seterusnya.

Tidak ada orang yang sempurna memang,
tapi dengan memperhatikan pola kita bisa mempertimbangkan
kapasitas kita sendiri untuk saling beradaptasi dalam sebuah hubungan.

Sedangkan jika kita hanya mengandalkan potensi,
kita akan cepat lelah karena terus berharap pada sesuatu
yang entah kapan akan terjadi.

Ingat bahwa kita tidak bisa mengubah orang lain;
hanya bisa mengubah diri sendiri.

Yuk, sadar yuk!


Teks oleh Victoria Tunggono
Pertama kali tayang 17 Juli 2024 di akun IG @ratuvictoria

Komentar

Baca Juga:

Hukum Tarik-Menarik

Hukum Getaran

Hukum Gender