Kesialan Hidup

Ada yang nanya: kok hidupku ini sial terus sih? 
Sudah jatuh, tertimpa tangga pula?

Sebetulnya, sial atau tidaknya hidup kita itu
bergantung sepenuhnya terhadap pola pikir kita. 

Ketika kita menilai kejadian "jatuh" sebagai sial,
maka Semesta mencatat dan mengamini hal itu. 

Akibatnya, Semesta menghadirkan lebih banyak hal
yang membuat kita menilai hidup kita sebagai "sial"; 
yaitu tertimpa tangga.

Sebaliknya, jika kita jatuh dan segera bangkit berdiri,
TANPA mengumpat atau mengeluh atau mempertanyakan kejadian itu
dengan berbagai label yang kita tempelkan (alias over-thinking)
maka Semesta mengabaikan kejadian jatuh itu
dan memberikan hal-hal lain untuk kita. 

Bisa aja, setelah jatuh kita mau dikasih rejeki. 
Tapi dengan mengeluh, rejeki itu ditunda
dan kita jadi diberi pelajaran lain dulu
sampai Semesta menganggap kita layak menerima rezeki. 

Nah, masih mau bilang hidupmu sial?

Yuk, sadar yuk!


Teks oleh Victoria Tunggono
Pertama kali tayang 16 Februari 2022 di akun IG @ratuvictoria

Komentar

Baca Juga:

Hukum Tarik-Menarik

Hukum Getaran

Hukum Gender