Kesukacitaan
(Joy; level kalibrasi 540-599)
Kesukacitaan disebut David R. Hawkins sebagai
Cinta Tanpa Syarat dan ekstase spiritual.
Yang ada di tingkat ini adalah para penyembuh, santa-santo
(orang yang dianggap suci di agama Katolik),
dan pejalan spiritual mutakhir.
Ada ketidakmelekatan terhadap apapun,
penerimaan mendalam, kesabaran luar biasa,
dan kegigihan dalam menjalani kesengsaraan yang panjang.
Individu melebur dalam kehendak Ilahi;
maka yang ada hanya kerendahan hati, welas asih, dan
ketika menyentuh hidup orang lain akan meninggalkan dampak penting.
Segala hal tampak sinkron baginya; dunia adalah ekspresi Cinta dan keilahian,
yang terlihat sebagai sikap dan perilaku saleh (kalibrasi 555).
Dominasi otak kiri yang bersifat hewani berangsur pindah ke otak kanan
yang lembut dan berorientasi spiritual.
Cinta Tanpa Syarat adalah kondisi dan kualitas hidup dengan diri sendiri
yang timbul berdasarkan komitmen serius terhadap prinsip-prinsip spiritual.
Secara pribadi terjadi fenomena spiritual (siddhi*)
atau yang dikenal sebagai indera keenam atau kesaktian.
Padahal, ini terjadi karena kundalini** (energi spiritual; semua cakra) yang aktif.
Kadang di tingkat ini fungsi duniawi lumpuh dan ada penarikan diri dari dunia,
sehingga dilihat aneh atau meresahkan bagi awam (kalibrasi 575).
Untuk melampaui tingkat ini, yang perlu kita lakukan adalah
menyingkirkan apapun yang bukan Diri sejati kita.
Yuk, sadar yuk!
Pertama kali tayang 17 Maret 2024 di akun IG @ratuvictoria
_____
*) Siddhi [Sansekerta] diartikan sebagai pengetahuan, pencapaian, kesuksesan, atau kedigdayaan.
**) Kundalini [Sansekerta] artinya ular yang melingkar. Ini adalah bentuk energi yang tampak ketika manusia berhasil melepaskan pusat energi dari tujuh cakra utama, dari bawah (cakra akar) menuju ke puncak kepala (cakra mahkota).
Komentar
Posting Komentar
Silakan bagikan pemikiranmu di sini: