Label

Label adalah sebutan yang kita cantumkan untuk sesuatu.
Kita memberi label supaya orang lain paham
apa yang kita maksud ketika kita bercerita atau memberikan informasi.

Guruku selalu mengingatkan:
“label menjadi penting untuk diketahui, tapi menjadi tidak penting kalau sudah tau”.

Jadi kalau sudah paham jangan lupa untuk melepaskan label,
supaya nggak kejebak sama ego diri, alias belajar berpikir netral.

Ketika kita melabeli seseorang: jahat, bodoh, sombong,
kita menghentikan potensi dia untuk mengembangkan diriNya.
Ketika kita menilai sesuatu, kita membatasi karya Tuhan atas diri kita.

Seringkali kita mengambil peran Tuhan
dengan menilai sesuatu dari tolok ukur kita,
yang berdasarkan pengetahuan dan pertimbangan yang subjektif.

Yuk, lepaskan penilaian.
Belajar melihat hanya melihat, mendengar hanya mendengar.
Tanpa asumsi dan prasangka.

Yuk, bisa yuk!


Teks oleh Victoria Tunggono
Pertama kali tayang 12-14 November 2021 di akun IG @ratuvictoria

Komentar

Baca Juga:

Hukum Tarik-Menarik

Hukum Getaran

Hukum Gender