Penyadaran Diri
(Self-realization; level kalibrasi 700-849)
David R. Hawkins menempatkan guru-guru besar dan orang-orang suci
di tingkat Realisasi Diri dalam Peta Kesadaran.
Mereka adalah orang-orang yang telah melampaui batasan ego
dan memahami diri seutuhnya—lalu dianggap sebagai guru
karena menunjukkan jalan menuju Kesejatian bagi orang banyak.
Di tingkat ini tidak ada lagi pengalaman pribadi individu
yang terpisah dari orang lain; tidak ada lagi identifikasi “aku”;
dan sebab itu nasib menjadi tidak penting.
Tubuh dianggap hanya sebagai alat kesadaran melalui intervensi pikiran,
dengan nilai utamanya untuk komunikasi.
Sedangkan diri berpadu kembali ke dalam Diri Sejati;
menjadi sebuah kebersatuan yang utuh; dan kesadaran hadir di mana-mana.
Dalam bahasa Jawa kondisi ini dikenal sebagai
Manunggaling Kawula Gusti, atau bersatunya manusia dengan Sang Ilahi.
Dalam agama, kondisi ini berada di ranah makrifat, gnosticism,
arahant, raja marga, atau sembah rasa.
Kesadaran ini dijabarkan sebagai keadaan samadhi atau meditatif—
yang ada hanya ketenangan batin dan berlangsung setiap saat.
Tidak ada lagi si ‘pengambil keputusan’ untuk memutuskan;
tidak ada lagi ‘pilihan’ yang harus ditentukan—
diri terlepas dari dualitas dan kebimbangan.
Yang ada hanya satu kebenaran mutlak,
dan hidup menjadi ringan karena dijalani dalam kesadaran utuh.
Yuk, sadar yuk!
Pertama kali tayang 24 Juli 2024 di akun IG @ratuvictoria
Komentar
Posting Komentar
Silakan bagikan pemikiranmu di sini: