Pintar VS Cerdas

(Berpengetahuan VS Berkesadaran)

Orang yang pintar berbeda dengan orang cerdas,
dan ini ada hubungannya dengan perbedaan antara
berpengetahuan dan berkesadaran.

Orang berpengetahuan adalah mereka
yang punya pengetahuan luas tentang berbagai hal
dan bisa mengoptimalkan fungsi otaknya untuk berpikir,
menghitung, memproyeksi, dst—biasanya
kita sebut mereka orang yang pintar atau smart.

Orang berkesadaran adalah mereka yang juga tahu banyak,
tetapi senantiasa melepaskan pengetahuan tersebut
dan selalu “mengosongkan diri” supaya bisa hidup apa adanya
setiap saat atau present moment.
Inilah yang disebut dengan cerdas, pandai, atau intelek.

Tanpa sibuk mengolah pikiran, manusia jadi punya ruang
untuk membiarkan energi atau kesadaran Semesta mengambil alih,
dan jadi tidak perlu repot terlalu banyak berusaha.

Tugas kita hanya unlearning—atau membatalkan pengetahuan;
supaya gelas kita bisa selalu kosong untuk diisi energi Ilahi,
jadi kita bisa melihat kenyataan tanpa membawa kenangan
atau menambahkan ego (seperti prasangka, perhitungan, pendapat, dst).

Sisanya, kita tinggal menjalani hidup sebagaimana adanya,
menjadi versi terbaik diri kita, dan melakoni peran kita sebaik-baiknya.

Itu sebabnya orang dengan IQ tinggi cenderung menghindari drama,
sedangkan mereka yang senang mengurusi orang lain
atau membesar-besarkan masalah bisa dipastikan ber-IQ rendah.

Cek deh, apakah nilai IQ-mu berubah sejak kamu berkesadaran?

Yuk, sadar, yuk!


Teks oleh Victoria Tunggono
Pertama kali tayang 7 November 2024 di akun IG @ratuvictoria

Komentar

Baca Juga:

Hukum Tarik-Menarik

Hukum Getaran

Hukum Gender