Plagiarisme
Plagiarisme adalah representasi bahasa, pemikiran, ide,
atau ekspresi orang lain sebagai karya asli milik sendiri.
Yang termasuk dalam Plagiarisme di antaranya:
- menyalin sebagian besar teks dari suatu sumber tanpa mengutip sumber tersebut;
- mengambil bagian-bagian dari berbagai sumber, menyatukannya, dan mengklaim sebagai milik sendiri;
- menyalin dari sebuah sumber tapi mengubah beberapa kata dan kalimat untuk menutupi plagiarisme.
Mungkin ada kepentingan yang dianggap mendesak
hingga seseorang melakukan plagiarisme,
dan biasanya terkait dengan pencitraan diri atau untuk menarik perhatian massa.
Plagiarisme berbahaya bukan saja karena menipu dan mencurangi orang lain,
tetapi dampaknya lebih fatal ke diri sendiri.
Orang yang menghalalkan plagiarisme hidup dalam kebohongan,
dan akan melakukan segala cara untuk mempertahankan citra dirinya.
Sedikit kebohongan tampak tidak berbahaya,
tetapi mengundang lebih banyak kebohongan
dan akhirnya hidupnya berputar dalam lingkaran ego dan balutan ketakutan.
Dan apa faedahnya hidup menjadi versi kedua orang lain?
Orang bisa mencuri karya, tetapi dia malah kehilangan
harga diri dan koneksi dengan Sang Sejati.
Dengan selalu hidup dalam kejujuran
kita jauh dari rasa takut, malu, atau ambisi.
Otomatis, hidup lebih tenang.
Yuk, sadar yuk!
_______
*) Plagiarisme berasal dari bahasa Latin yang berarti “penculik”, dan dianggap sebagai bagian dari pencurian atau pelanggaran kejujuran dalam komunitas akademik.
Tulisan ini dibuat karena saya menemukan tulisan saya ditiru tanpa mencantumkan sumber oleh akun medsos @tedykoo yang mengaku sebagai Spiritual Healer.
Mungkin untuk beberapa orang ini tidak penting tetapi karena saya memulai karier sebagai desainer lalu penulis, saya terlatih untuk menjaga originalitas dalam membuat karya.
Yuk, kita belajar menghargai karya orang lain, supaya orang lain juga menghargai kita!
Komentar
Posting Komentar
Silakan bagikan pemikiranmu di sini: