Tentang Pamrih

Apa yang membuatmu melakukan hal yang kamu lakukan?
Apakah supaya disukai? 
Apa kamu takut dimusuhi? 
Apakah untuk menimbun pahala di Surga? 
Kamu takut masuk Neraka?
Apa itu karena “menanam kebaikan”
supaya kamu bisa menuai hasilnya ketika kamu butuhkan nanti?

Hati-hati, ini artinya kamu pamrih.

Ini artinya kamu melakukan hal tersebut berdasarkan energi ketakutan—
takut hidupmu berkekurangan;
tidak percaya bahwa Tuhan Sang Maha Adil selalu mencukupkan.

Apapun yang kita lakukan berdasarkan ketakutan biasanya berakhir kekecewaan.
Namun jika kita melakukannya berdasarkan Kasih—
tanpa maksud, hanya mengikuti dorongan hati—
kita akan selalu takjub dengan hasilNya
karena Tuhan ikut serta dalam kegiatanmu.

Jika masih ada pamrih tersirat dalam benakmu, 
sadari saja dan lepaskan ego itu.

Memberi ya memberi saja, tak usah dihitung atau diingat-ingat. 
Serahkan tugas itu pada Tuhan, tugas kita hanya menjalani hidup.
Dan pastikan yang di hati, pikiran, dan tindakan kita selalu selaras.

Yuk, sadar yuk!


Teks oleh Victoria Tunggono
Pertama kali tayang 19 November 2022 di akun IG @ratuvictoria

_______

*) Menurut KBBI, pamrih memiliki arti:
“maksud tersembunyi dalam memenuhi keinginan untuk memperoleh keuntungan pribadi.”
Kebalikan dari pamrih adalah tulus; ikhlas; rela; sepenuh hati; tindakan yang dilakukan tanpa mengharapkan imbalan.

Komentar

Baca Juga:

Hukum Tarik-Menarik

Hukum Getaran

Hukum Gender