Trauma Ketidakadilan

Kita cek alam bawah sadar lagi ya.
Kamu orangnya cenderung kaku
atau fanatik terhadap sesuatu, terutama soal ketertiban?

Kamu juga perfeksionis,
ingin segala hal terjadi sesuai dengan yang kamu mau?
Kamu tidak terlalu suka bergaul dengan banyak orang
dan membatasi lingkup sosialmu?

Apa sering ada emosi yang muncul tak terduga—
ingin teriak atau menangis supaya beban di dadamu segera lepas?

Bisa jadi kamu punya trauma atas ketidakadilan;
trauma yang terjadi karena waktu kecil kamu menyaksikan penindasan
(oleh sistem, diskriminasi, dan ketidakadilan).

Bisa jadi orang tua atau gurumu bersikap otoriter dan dingin.
Atau seorang dewasa pernah melanggar batas pribadi tubuhmu.

Kamu merasa harus menjadi pahlawan bagi orang lain
karena tidak percaya pada sistem keadilan dan moralitas dunia.

Dan energimu malah menarik orang-orang yang mendobrak batasan pribadimu
atau bertindak semena-mena.

Kalau mau sembuh, kamu harus menyadari
bahwa apapun yang kamu rasakan itu sah,
tetapi kamu juga harus melampaui semua emosi itu
dan mencintai dirimu sendiri dulu.

Yuk, sembuh yuk!


Teks oleh Victoria Tunggono
Pertama kali tayang 11 Desember 2022 di akun IG @ratuvictoria
Tersedia jurnal sembuh "Perjalanan Senyapku" (My Silent Path) di sini.

Komentar

Baca Juga:

Hukum Tarik-Menarik

Hukum Getaran

Hukum Gender