Lihat, Dengar, Ucap—Latihan Sadar

Jangan lihat aku.
Tidak ada orang yang perlu kau lihat 
selain dirimu sendiri.

Dengan begitu kamu bisa selalu mawas diri, 
karena tau persis siapa diriMu 
dan di mana kamu berada.

Jangan dengarkan aku.
Tidak ada orang yang perlu kau dengarkan 
selain hati kecilmu.

Tapi tampunglah apa yang kamu dengar sebagai referensi—
lalu masukkan dalam kontemplasimu; dan belajarlah 
mendengarkan sinyal tubuhmu 
karena itu adalah pesan dari intuisimu.

Jangan mengucapkan apapun—kecuali kebenaran.
Tidak perlu membocorkan energimu 
dengan mengucapkan hal-hal yang tidak penting—
apalagi yang tidak benar.

Jangan percaya padaku—atau siapapun.
Tapi percayalah pada diriMu sendiri; 
kaji, gali, dan temukan Diri Sejatimu di Dalam.

Kamu bisa berkontemplasi, menulis jurnal 
atau berdiskusi dengan orang-orang sefrekuensi 
atau dengan guru (mentor/coach) untuk menemukan 
kebijaksanaan yang lebih tinggi di Dalam.

Jangan sibuk berpikir—tapi jalani.
Tidak ada ujung dari pikiran, 
tapi kamu bisa menyadari kenyataan saat ini 
dan menjalani apa yang ada di depan mata.

Semua hal berlalu, 
termasuk masalah yang sedang kamu hadapi, 
termasuk kesenangan yang sedang kamu nikmati.

Namun sadari semuanya. 
Perhatikan, dan sadari dalam keheningan.

Di situlah kamu akan menemukan kebahagiaan, 
dan tugasmu tinggal menghidupi maknanya.

Yuk, sadar yuk!


Teks oleh Victoria Tunggono
Pertama kali tayang 21 Februari 2025 di akun IG @ratuvictoria

Komentar

Baca Juga:

Hukum Tarik-Menarik

Hukum Getaran

Hukum Gender