Arti Melawan

Pernahkah kamu perhatikan, 
aksi melawan perang apapun tidak pernah berhasil, 
dan malah menambah banyak korban?

Ini karena orang berpikir untuk menghindari 
atau mengakhiri sesuatu adalah melawan secara fisik 
dengan hal yang sama—berharap pihak lain jera duluan.

Padahal kamu-lah yang seharusnya 
memutus rantai sebab-akibat (karma) ini.

Hukum Tarik-Menarik menyatakan bahwa 
apa yang kita fokuskan, itulah yang hadir 
atau bertambah dalam hidup kita.

Dan Semesta tidak mengenal 
kata “tidak” atau hal yang kita takutkan.

Artinya jika kita berpikir “tidak mau perang”, 
Semesta mendengar hanya objek pikiran kita—
energi yang kita fokuskan, yaitu “perang”.

Jika kita berpikir “jangan sampai jatuh”, 
Semesta mendengar hanya “jatuh”.

Jika kita berpikir “aku takut ditinggalkan”, 
Semesta mendengar hanya “aku ditinggalkan”.

Maka yang terjadi kemudian adalah persis 
apa yang kita fokuskan; yaitu jatuh dan ditinggalkan.

Jika kita tidak mau perang, yang seharusnya kita 
fokuskan adalah lawan katanya; yaitu damai.

Artinya, tugas kita bukan melawan dengan takut dan panik, 
tapi mengupayakan kedamaian dalam hidup kita; 
menciptakan ruang yang aman dalam batin—karena 
energi kedamaian ini menular ke sekitar kita.

Jadi fokus saja ke tujuanmu (solusinya)semua hal yang indah tercipta 
di benakmu, ketimbang pusing memikirkan segala permasalahan. 

Namun bukan kabur dari kenyataan—sebelumnya 
sadari dulu kondisi batinmu dan kenyataan apa adanya, 
terima semuanya dalam keikhlasan, dan 
serahkan semua kegelisahan pada Yang Maha Kuasa.

Baru setelah energimu penuh keberserahan, 
bisa diisi dengan keberlimpahan, dan 
hidup pun akan berubah sesuai apa yang kamu fokuskan.

Yuk, sadar yuk!


Teks oleh Victoria Tunggono 
Pertama kali tayang 28 Maret 2025 di akun IG @ratuvictoria

Komentar

Baca Juga:

Hukum Tarik-Menarik

Hukum Getaran

Hukum Gender