Melepas Kemelekatan
Apa kamu sudah berhenti menyalahkan
dan tidak lagi mengendalikan apapun?
Kalau begitu tinggal satu hal lagi
yang perlu kamu lepaskan, yaitu kemelekatan.
Ini bukan tentang melepaskan harta benda, status,
atau keluarga; tapi melepaskan ikatan dan tuntutan batinmu
atas segala hal di luar dirimu.
Artinya, kamu tidak perlu tenggelam dalam duka nestapa
ketika barang atau orang itu menghilang darimu.
Jadi kamu bisa fokus pada apa yang ada, pada saat ini—
menikmati kebersamaan selama ada kesempatan
dan merelakan jika sudah saatnya berpisah.
Ini bukan tentang memaksakan pemikiranmu
hanya karena mereka adalah orang terdekatmu,
tetapi melihat mereka sebagai jiwa yang juga
sedang menjalani pengalaman sebagai manusia,
dan menerima jalan apapun yang mereka pilih—
tanpa berhenti mencintai.
Ini adalah tentang menyadari bahwa segala hal di dunia ini
sudah saling terhubung tanpa perlu kita nyatakan—bahwa
hubungan yang kita paksakan justru akan membuat gerah;
status yang kita pertahankan malah lepas; dan
rezeki yang kita upayakan malah menjauh—
karena pemikiran dan tindakan kita
berdasarkan rasa tidak aman dan takut kekurangan.
Ini adalah tentang menyadari bahwa dirimu cukup,
dan selalu akan tercukupkan—karena
apa yang milik kita selalu menemukan jalan menuju hidup kita—
dan biasanya di saat yang paling tidak kita sangka.
Ini tentang hidup mengalir dan berserah,
selaras dengan laju alam, penuh iman dan bertaqwa,
bahwa segalanya terjadi pada waktuNya, sesuai kelayakan kita.
Ini tentang hidup apa adanya, setiap saat.
Yuk, sadar yuk!
Pertama kali tayang 24 Maret 2025 di akun IG @ratuvictoria
Komentar
Posting Komentar
Silakan bagikan pemikiranmu di sini: