Kenapa Cinta Memudar?

Cinta tidak pernah pudar. 
Jika kamu mengalami cinta yang memudar, 
itu karena sejak awal tidak pernah ada Cinta di sana.

Kamu jatuh cinta pada ilusi, 
pada gagasan tentang pasangan idaman 
yang kamu pikir mewujud dalam diri pasanganmu.

Ada banyak hal yang kamu sukai tentang pasanganmu, 
yang cocok dengan apa yang kamu deskripsikan sebagai ideal.

Namun kamu tidak pernah mencintai utuh pribadinya—
terang maupun gelapnya—karena jika begitu cintamu tak akan pudar.

Kamu punya gambaran sendiri di benakmu, 
dan ketika ia tidak lagi sesuai, kamu mencari kesempurnaan itu 
di tempat lain—karena yang kamu dambakan adalah gagasan tentang ideal.

Sadari bahwa tidak ada manusia yang bisa sempurna 
seperti yang kamu inginkan, tetapi 
semua manusia sudah sempurna sebagaimana Ia adanya.

Dan setiap manusia akan terus menyempurnakan diri, 
dengan laju dan caraNya sendiri.

Jika kamu bisa melihat pasanganmu sebagai 
pribadi yang sedang terus bertumbuh dan 
kamu bisa menerima segala bentuk perubahanNya, 
ini adalah wujud Cintamu.

Cinta seperti ini tidak akan pernah pudar, karena 
kamu tau kamu pun tengah bertumbuh dan 
kalian berpasangan untuk saling menemani dan mengingatkan—
bukan saling mengajari atau menghakimi.

Cinta bukanlah tentang kata-kata, tetapi perwujudan 
dalam tutur dan perilaku dari apa yang kita rasakan.

Tidak ada yang kebetulan di dunia ini, dan 
pasanganmu adalah orang yang dikirim Semesta 
untuk menemanimu belajar—bukan untuk memenuhi kebutuhanmu, 
tapi berperan sebagai pemicu yang ditugaskan 
membantumu menemukan cinta di dalam dirimu; 

Cinta yang akan kamu rasakan memenuhi hidupmu, 
dan akan kamu gunakan untuk membantu 
memperindah hidup yang sudah indah ini.
(Memayu Hayuning Bawana)

Yuk, sadar yuk!


Teks oleh Victoria Tunggono 
Pertama kali tayang 7 Juni 2025 di akun IG @ratuvictoria

Komentar

Baca Juga:

Hukum Tarik-Menarik

Hukum Getaran

Hukum Gender