7 Cakra
Manusia punya ratusan titik energi
yang kita kenal dengan nama Cakra,
dengan 7 Cakra Utama.
Cakra Akar (Root Chakra)
fokus pada kebutuhan primer dan eksistensi diri.
Cakra Sakral (Sacral Chakra),
mempengaruhi penciptaan—baik ragawi maupun kreasi lain,
juga penghargaan terhadap Diri.
Cakra Perut (Solar Plexus Chakra)
berpengaruh pada kekuatan dan kepercayaan Diri.
Cakra Hati (Heart Chakra) adalah tentang Kasih.
Cakra Tenggorokan (Throat Chakra)
mempengaruhi cara kita berkomunikasi.
Cakra Mata Ketiga (Third Eye Chakra)
membuat kita peka pada intuisi
dan melihat segalanya dari gambaran besar.
Cakra Mahkota (Crown Chakra)
adalah kunci keterhubungan kita dengan Alam Semesta
dan aliran energi di dalam tubuh.
Ketika Cakra kita tersumbat, energi tidak mengalir
dan akibatnya kita jadi kesulitan di kehidupan nyata.
Energi jadi mengalir jika kita hidup berkesadaran.
Yuk, sadar yuk!
Teks oleh Victoria Tunggono
Pertama kali tayang 18 Juli 2022 di akun IG @ratuvictoria_____
Cakra adalah bahasa Sansekerta yang artinya piringan atau roda yang merujuk pada “titik energi di dalam tubuh”. Roda-roda energi ini berputar dan berhubungan dengan kumpulan syaraf dan organ utama tertentu. Jika ingin organ tubuh bekerja dengan baik, setiap organ harus dalam keadaan terbuka/bersih/aktif/seimbang.
Perhatikan bahwa 7 cakra ini berwarna seperti spektrum 7 warna pelangi, karena warna-warna ini juga “muncul” berdasarkan frekuensi:
405-484 Hz Merah
484-508 Hz Jingga
528-526 Hz Kuning
526-606 Hz Hijau
606-620 Hz Biru muda (cyan)
620-680 Hz Nila (indigo)
680-790 Hz Ungu (violet)
Sedangkan cakra memiliki frekuensi yang mirip:
396 Hz Cakra Dasar (Muladhara)
417 Hz Cakra Sakral (Svadhisthana)
528 Hz Solar Plexus Chakra (Manipura)
639 Hz Cakra Hati (Anahata)
741 Hz Cakra Tenggorokan (Visuddha)
852 Hz Cakra Mata Ketiga (Ajna)
963 Hz Cakra Mahkota (Sahasrara)
Di buku ini kita tidak akan terlalu membahas tentang cakra, tetapi lebih ke emosi dan efek nyata dalam kehidupan sehari-hari, yaitu emosi dan perilaku yang muncul di Peta Kesadaran milik David R. Hawkins.
Perhatikan bahwa pemilihan spektrum warna di Peta Kesadaran juga mengikuti urutan frekuensi warna pelangi, yang juga berkaitan dengan cakra. Contohnya, orang yang merasa minder Cakra Dasarnya pasti kotor atau tertutup, sedangkan orang yang cerdas Cakra Mata Ketiganya terbuka atau aktif.
Dengan latihan yoga dan meditasi, tanpa sadar kita juga membersihkan cakra (dari kotoran batin) dan mengaktifkan fungsi cakra, sehingga pemikiran kita semakin jernih, perilaku kita semakin santun dan penuh kelembutan, dan kesadaran kita sudah tidak lagi di energi bawah.
Ketika semua cakra aktif, ada aliran energi kekuatan hidup yang disebut Prana (life force energy) yang mengalir di saluran pusat atau Sushumna Nadi, yang menghubungkan ketujuh cakra utama, dari pangkal tulang belakang hingga ke ubun-ubun kepala. Dua saluran sekunder bernama Ida dan Pingala yang melintasi Sushumna Nadi juga terisi Prana yang lebih halus, sehingga energi Kundalini yang aktif bergerak tampak seperti ular yang meliuk ke atas.
Sementara itu Cakra Mahkota yang terbuka tampak seperti bunga lotus yang mekar dan berwarna putih kristal, menjadi pintu yang menghubungkan tubuh energi manusia (microcosmos) dengan energi Ilahi atau Semesta (macrocosmos) yang mengisi saluran-saluran energi. Di dalam Hinduisme, praktik yoga dilakukan sebelum bermeditasi karena setiap postur tubuh (asana) yang dilakukan dalam yoga adalah pemanasan yang membuka cakra dan mempersiapkan tubuh untuk menerima energi Ilahi.
Komentar
Posting Komentar
Silakan bagikan pemikiranmu di sini: