Belajar Mendengarkan

Pernah nggak kamu main bisik berantai?

Pembawa acara membisikkan sebuah kalimat pada seorang peserta
yang akan diteruskan ke peserta di sebelahnya secara berurutan,
dan peserta terakhir harus mengucapkan dengan lantang apa yang ia dengar.

Hampir selalu, permainan ini berakhir kocak
karena biasanya apa yang diucapkan orang terakhir berbeda
dengan apa yang dibisikkan pertama kali.

Hal ini menyadarkan kita bahwa sering kali kita
tidak mendengarkan (atau melihat) apa adanya.

Bisa jadi kita menangkap maksud sebuah kalimat,
lalu mengubahnya dengan gaya bahasa kita sendiri.

Atau kita menambahkan satu-dua hal—atau
bahkan mengurangi kalimat tersebut.

Hal ini terjadi karena pikiran kita sudah penuh
dan pikiran kita sudah terbiasa untuk meromantisasi sesuatu,
jadi apa yang kita tangkap menyimpang dari maksud awal.

Dalam kehidupan sehari-hari, hal ini bisa menjadi
sumber konflik atau drama yang tidak perlu.

Karena itu, penting untuk bisa mendengar (atau melihat) hal-hal
apa adanya, tanpa kita tambah atau kurangi.

Latihannya dengan meditasi kesadaran
dan berpikir netral.

Yuk, sadar yuk!


Teks oleh Victoria Tunggono
Pertama kali tayang 23 Desember 2022 di akun IG @ratuvictoria

Komentar

Baca Juga:

Hukum Tarik-Menarik

Hukum Getaran

Hukum Gender