Catatan Tentang Belajar Mendengarkan

Sejak kecil kita punya kebiasaan mendengar untuk menanggapi.
Akibatnya banyak pesan yang terlewat karena kita hanya fokus
pada hal-hal yang ingin kita dengar saja; hal-hal yang ingin kita tanggapi.

Sekarang kita belajar mendengar untuk mendengar yuk!
Perhatikan pesan yang terkandung (dalam sebuah kalimat)
secara eksplisit maupun implisit. 

Perhatikan intonasi dan gerak tubuh yang menyertai.
Perhatikan juga reaksi tubuhmu sendiri:
Apa yang kamu rasakan ketika mendengarkan pesan itu? 

Perhatikan: apa kira-kira maksud Tuhan membiarkanmu mendengar pesan itu?
Apa pelajaran yang bisa kamu petik dari keseluruhan pengalaman ini? 

Petunjuk Ilahi selalu ada di sekitar kita. 
Yang harus kita latih adalah kepekaan kita mendengar untuk mendengar,
tanpa menambah opini maupun asumsi.

Dengan kita belajar mendengar untuk mendengar,
kita latihan sadar dan lepas dari pemikiran-pemikiran ego yang menjebak. 

Yuk, sadar yuk!


Teks oleh Victoria Tunggono
Pertama kali tayang 22 Desember 2021 di akun IG @ratuvictoria

Komentar

Baca Juga:

Hukum Tarik-Menarik

Hukum Getaran

Hukum Gender